Selasa, 05 April 2022

KELAS 4 TEMA 5 PAHLAWANKU – AYRUS EDUCATION


KERAJAAN TARUMANEGARA

Raja Purnawarman memimpin kerajaan Tarumanegara pada tahun 395 M. Kerajaan Tarumanegara menjadi aman karena Raja Purnawarwan membasmi perampok dengan memimpin Angkatan Laut Kerajaan Tarumanegara untuk memerangi bajak laut yang, merajalela di perairan Barat dan Utara kerajaan

         Sikap Raja Purnawarman mencerminkan nilai – nilai Pancasila

Sila ke-4 Pancasila berbunyi : “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.Memiliki simbol Kepala banteng

Makna dari sila ke-4 adalah :

         Mendahulukan kepentingan umum dan tujuan bersama.

         Cinta permusyawaratan dan demokarsi.

         Bijak menyelesaikan masalah

SIKAP KEPAHLAWANAN YANG DIMILKI PURNAWARMAN

         Mencintai rakyatnya

         Berani melawan perampok

         Pantang menyerah

KERAJAAN SRIWIJAYA

         Tokohnya adalah Balaputeradewa

         Perjuangan Balaputeradewa

Membangun armada laut yang kuat yang bertujuan supaya jalur pelayaran di wilayah sriwijaya menjadi aman sehinnga para pedagang yang singgah merasa aman dan peningkatan ekonomi diperoleh dari upeti, pajak, maupun keuntungan dari hasil perdagangan di mana hasil dari perjuangan Balaputeradewa ini membuat rakyat menjadi aman dan makmur dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan

SILA KE-LIMA

         Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

         Lambang sila kelima

         Makna sila kelima adalah :

a.       Mematuhi peraturan yang berlaku sehingga tidak ada lagi orang yang melanggar

b.       Membiasakan antre

c.       Mendahulukan kepentingan umum

d.       Adil, bukan harus sama

e.       Mengakui kedaulatan bangsa sendiri dan bangsa lain

f.        Menganggap bangsa sendiri sederajat dengan bangsa lain

SIKAP YANG MENCERMINKAN SILA KELIMA

         Bekerja keras dalam meraih prestasi

         Tidak bersikap boros

         Membantu korban bencana alam

PENGARUH SIKAP PAHLAWAN TERHADAP MASYARAKAT

         Masyarakat menjadi tegas, disiplin

         Masyarakat menjadi cinta tanah air

         Masyarakat menjadi rela berkorban dan pantang menyerah

KAPITAN PATTIMURA

         Perjuangan Patimura

         14 Mei 1817 Kapitan Pattimura menyerang pos Belanda. Penyerangan berhasil menangkap Residen Van Den Berg. Namun, residen tersebut dibebaskan dan diperbolehkan kembali ke benteng. Penyerbuan kedua pada tanggal 16 Mei 1817. Pasukan Kapitan Pattimura menyerang benteng Duurstede. Benteng dapat dikuasai. Semua tentara Belanda ditangkap. Residen, istri, dan dua anaknya tewas

         Setelah berulang kali kalah melawan pasukan Pattimura, Belanda akhirnya meminta bantuan pasukan dari Jakarta. Keadaan jadi berbalik, Belanda makin kuat dan rakyat Maluku terdesak. Akhirnya, Pattimura tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember 1817, Pattimura menjalani hukuman mati di tiang gantungan

TOKOH NASIONAL

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani

PANGERAN DIPONEGORO

Perjuangan Pangeran Diponegoro

         Perang Diponegoro merupakan salah satu perang terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara. Peperangan ini terjadi secara menyeluruh di wilayah Jawa sehingga disebut Perang Jawa

         Perjuangan yang dilakukan adalah menyatukan seluruh rakyat pribumi dalam semangat Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi tekan pati ”, sejari kepala, sejengkal tanah, dibela sampai mati

         Usaha ini berhasil karena pangeran Dipnegoro melakukannya disertai dengan memelopori, mencontohkan, dan memberikan komando yang jelas kepada semua rakyat, khusunya di Pulau Jawa

SIKAP PAHLAWAN

a.     Semangat dalam melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan ( belajar )

b.    Pantang menyerah / gigih

c.     Tidak egois

d.    Percaya diri

e.    Disiplin

f.      Bertanggung jawab

g.     Jujur

BUNG TOMO

Membangkitkan semangat rakyat untuk menentang kembalinya penjajah Belanda yang membonceng tentara NICA. Perlawanan ini berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini di kenal dengan Hari Pahlawan. Bung Tomo adalah tokoh populer pada peristiwa 10 November di Surabaya, karena ia merupakan pembakar semangat juang rakyat untuk bertempur sampai titik darah penghabisan

SIFAT-SIFAT CAHAYA

Sumber energi cahaya adalah semua benda yang menghasilkan cahaya. Sumber energi terbesar yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari adalah matahari

SIFAT – SIFAT CAHAYA DAN PEMANFAATANNYA

1. Cahaya dapat merambat lurus

Contoh dalam kehidupan sehari – hari :

Saat gelap cahaya yang dikeluarkan lampu atau senter dapat menerangi ruangan

2. Cahaya dapat dipantulkan

Contoh dalam kehidupan sehari – hari :

• Pada cermin datar dapat kita gunakan untuk bercermin

• Cermin cembung dapat digunakan pada lampu spion kendaraan

• Reflektor pada lampu mobil dan lampu senter

3. Cahaya dapat dibiasakan

Contoh dalam kehidupan sehari – hari :

• Dasar kolam lebih dangkal dilihat dari pada kedalaman sebenarnya

• Sendok yang dimasukkan ke dalam gelas bening terlihat bengkok

4. Cahaya dapat menembus benda bening

Contoh dalam kehidupan sehari – hari :

• Cahaya yang menembus kaca/gelas bening

• Saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya tidak bening maka akan membentuk bayangan

5. Cahaya dapat diuraikan

Contoh :

• Terjadinya pelangi

• Gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna

• Terjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau matahari

• Cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih

PENGGUNAAN LUP

Lup digunakan untuk melihat benda yang kecil sehingga benda tersebut terlihat besar. Dispersi Cahaya yakni cahaya, pada awalnya berwarna putih yang terlihat oleh mata. Namun sesungguhnya cahaya putih itu adalah kumpulan dari 7 warna. Dan bila dibiaskan dengan prisma akan diuraikan menjadi 7 warna tersebut, yang selalu sama urutannya : merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu (kalau di sekolah, cara ngafalinnya : me,ji,ku,hi,bi,ni,u). Inilah yang disebut spectrum warna. Percobaan ini pertama kali dilakukan oleh Newton

Prisma sendiri adalah sepotong kaca berbentuk segi tiga yang bisa mengurai semua warna yang ada pada cahaya putih. Karena diperlambat, cahaya yang melewati prisma berbelok atau membias dengan kecepatan dan derajat sudut yang berbeda, sehingga warna-warna terurai ketika meninggalkan prisma

Dispersi cahaya adalah gejala peruraian cahaya putih (polikromatik) menjadi cahaya berwarna-warni (monokromatik). Cahaya putih merupakan cahaya polikromatik, artinya cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Jika cahaya putih diarahkan ke prisma, maka cahaya putih akan terurai menjadi cahaya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu

PROSES TERJADINYA PELANGI

Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Kemudian cahaya tersebut diuraikan menjadi beberapa warna yaitu warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu

Cermin

1. Cermin Datar

Permukaan cermin datar sangat halus dan memiliki permukaan yang datar pada bagian pemantulannya, biasanya terbuat dari kaca. Di belakang kaca dilapisi logam tipis mengilap sehingga tidak tembus cahaya. Sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah sebagai berikut :

a.       Bayangannya maya

b.       Bayangannya sama tegak dengan bendanya

c.       Bayangannya sama besar dengan bendanya

d.       Bayangannya sama tinggi dengan bendanya

2. Cermin Cekung

Cermin cekung memiliki permukaan pemantul yang bentuknya melengkung atau membentuk cekungan. Garis normal pada cermin cekung dalah garis yang melalui pusat kelengkungan, yaitu di titik M atau 2F. Sinar yang melalui titik ini akan dipantulkan ke titik itu juga

Cermin cekung bersifat mengumpulkan sinar pantul atau konvergen. Ketika sinar-sinar sejajar dikenakan pada cermin cekung, sinar pantulnya akan berpotongan pada satu titik. Titik perpotongan tersebut dinamakan titik api atau titik fokus (F)

3. Cermin Cembung

Pada cermin cembung, bagian mukanya berbentuk seperti kulit bola, tetapi bagian muka cermin cembung melengkung ke luar. Titik fokus cermin cembung berada di belakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif. Cermin cembung memiliki sifat menyebarkan sinar (divergen). Jika sinar-sinar pantul pada cermin cembung kamu perpanjang pangkalnya, sinar akan berpotongan di titik fokus (titik api) di belakang cermin. Pada perhitungan, titik api cermin cembung bernilai negatif karena bersifat semu. Bayangan yang telihat maya, tegak, diperkecil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAFTAR SISWA BATCH 1

Achmad Javier Damis Ahmad Abyan Bahy Alifah Hibatillah Ahmad Alisa Khaira Wilda Athalia Sichatus Shibyan Azza Dwi Cahya Citra Am...