Raja Purnawarman memimpin kerajaan Tarumanegara pada tahun 395 M. Kerajaan
Tarumanegara menjadi aman karena Raja Purnawarwan membasmi perampok dengan
memimpin Angkatan Laut Kerajaan Tarumanegara untuk memerangi bajak laut yang,
merajalela di perairan Barat dan Utara kerajaan
•
Sikap
Raja Purnawarman mencerminkan nilai – nilai Pancasila
Sila ke-4 Pancasila
berbunyi : “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.” Memiliki simbol Kepala banteng
Makna dari sila ke-4 adalah :
•
Mendahulukan
kepentingan umum dan tujuan bersama.
•
Cinta
permusyawaratan dan demokarsi.
•
Bijak
menyelesaikan masalah
SIKAP KEPAHLAWANAN YANG DIMILKI PURNAWARMAN
•
Mencintai
rakyatnya
•
Berani
melawan perampok
•
Pantang
menyerah
KERAJAAN SRIWIJAYA
•
Tokohnya
adalah Balaputeradewa
•
Perjuangan
Balaputeradewa
Membangun armada laut yang kuat yang bertujuan
supaya jalur pelayaran di wilayah sriwijaya menjadi aman sehinnga para pedagang yang singgah merasa aman dan peningkatan ekonomi diperoleh dari upeti, pajak, maupun keuntungan dari
hasil perdagangan di mana hasil dari perjuangan Balaputeradewa
ini membuat rakyat menjadi aman dan makmur dalam bidang
ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan
SILA KE-LIMA
•
Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
•
Lambang
sila kelima
•
Makna
sila kelima adalah :
a.
Mematuhi
peraturan yang berlaku sehingga tidak ada lagi orang yang melanggar
b.
Membiasakan
antre
c.
Mendahulukan
kepentingan umum
d.
Adil,
bukan harus sama
e.
Mengakui
kedaulatan bangsa sendiri dan bangsa lain
f.
Menganggap
bangsa sendiri sederajat dengan bangsa lain
SIKAP YANG MENCERMINKAN SILA KELIMA
•
Bekerja
keras dalam meraih prestasi
•
Tidak bersikap boros
•
Membantu
korban bencana alam
PENGARUH SIKAP PAHLAWAN TERHADAP MASYARAKAT
•
Masyarakat
menjadi tegas, disiplin
•
Masyarakat
menjadi cinta tanah air
•
Masyarakat
menjadi rela berkorban dan pantang menyerah
KAPITAN PATTIMURA
•
Perjuangan
Patimura
•
14
Mei 1817 Kapitan Pattimura menyerang pos Belanda. Penyerangan berhasil menangkap
Residen Van Den Berg. Namun, residen tersebut dibebaskan dan diperbolehkan
kembali ke benteng. Penyerbuan kedua pada tanggal 16 Mei 1817. Pasukan Kapitan Pattimura menyerang benteng Duurstede. Benteng dapat
dikuasai. Semua tentara Belanda ditangkap. Residen, istri, dan dua anaknya tewas
•
Setelah
berulang kali kalah melawan pasukan Pattimura, Belanda akhirnya meminta bantuan pasukan dari Jakarta. Keadaan jadi berbalik, Belanda makin kuat dan
rakyat Maluku terdesak. Akhirnya, Pattimura
tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember 1817, Pattimura menjalani hukuman mati di tiang gantungan
TOKOH NASIONAL
Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam
membela kebenaran, pejuang yang gagah berani
PANGERAN DIPONEGORO
Perjuangan Pangeran Diponegoro
•
Perang
Diponegoro merupakan salah satu perang terbesar yang pernah dialami oleh
Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara. Peperangan ini terjadi secara
menyeluruh di wilayah Jawa sehingga disebut Perang Jawa
•
Perjuangan
yang dilakukan adalah menyatukan seluruh rakyat pribumi dalam semangat “Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi tekan pati ”,
sejari kepala, sejengkal tanah, dibela sampai mati
•
Usaha
ini berhasil karena pangeran Dipnegoro melakukannya disertai dengan memelopori,
mencontohkan, dan memberikan komando yang jelas kepada semua rakyat, khusunya
di Pulau Jawa
SIKAP PAHLAWAN
a. Semangat dalam melakukan sesuatu untuk
mencapai tujuan ( belajar )
b. Pantang menyerah / gigih
c. Tidak egois
d. Percaya diri
e. Disiplin
f.
Bertanggung jawab
g.
Jujur
BUNG TOMO
Membangkitkan semangat rakyat untuk menentang kembalinya penjajah Belanda
yang membonceng tentara NICA. Perlawanan ini
berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini di kenal dengan
Hari Pahlawan. Bung Tomo adalah tokoh populer pada peristiwa 10 November di Surabaya,
karena ia merupakan pembakar semangat juang rakyat untuk bertempur sampai titik
darah penghabisan
SIFAT-SIFAT CAHAYA
Sumber energi cahaya adalah semua benda yang menghasilkan cahaya. Sumber energi terbesar yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan
sehari-hari adalah matahari
SIFAT – SIFAT CAHAYA DAN PEMANFAATANNYA
1. Cahaya dapat merambat lurus
Contoh dalam kehidupan sehari – hari :
Saat gelap cahaya yang dikeluarkan lampu atau senter dapat menerangi
ruangan
2. Cahaya dapat dipantulkan
Contoh dalam kehidupan sehari – hari :
• Pada cermin datar dapat kita gunakan untuk bercermin
• Cermin cembung dapat digunakan pada lampu spion kendaraan
• Reflektor pada lampu mobil dan lampu senter
3. Cahaya dapat dibiasakan
Contoh dalam kehidupan sehari – hari :
• Dasar kolam lebih dangkal dilihat dari pada kedalaman sebenarnya
• Sendok yang dimasukkan ke dalam gelas bening terlihat bengkok
4. Cahaya dapat menembus benda bening
Contoh dalam kehidupan sehari – hari :
• Cahaya yang menembus kaca/gelas bening
• Saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini
karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya
tidak bening maka akan membentuk bayangan
5. Cahaya dapat diuraikan
Contoh :
• Terjadinya pelangi
• Gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna
• Terjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau matahari
• Cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih
PENGGUNAAN LUP
Lup digunakan untuk melihat benda yang kecil sehingga benda tersebut
terlihat besar. Dispersi Cahaya yakni cahaya, pada awalnya berwarna putih yang terlihat oleh mata. Namun
sesungguhnya cahaya putih itu adalah kumpulan dari 7
warna. Dan bila dibiaskan dengan prisma akan diuraikan menjadi 7 warna tersebut, yang selalu sama urutannya : merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu (kalau di sekolah, cara
ngafalinnya : me,ji,ku,hi,bi,ni,u). Inilah yang disebut spectrum warna. Percobaan ini pertama kali dilakukan oleh Newton
Prisma sendiri adalah sepotong kaca berbentuk segi tiga yang bisa mengurai
semua warna yang ada pada cahaya putih. Karena diperlambat, cahaya yang
melewati prisma berbelok atau membias dengan kecepatan dan derajat
sudut yang berbeda, sehingga warna-warna terurai ketika meninggalkan prisma
Dispersi cahaya adalah gejala peruraian cahaya putih (polikromatik) menjadi
cahaya berwarna-warni (monokromatik). Cahaya
putih merupakan cahaya polikromatik, artinya cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Jika cahaya
putih diarahkan ke prisma, maka cahaya putih
akan terurai menjadi cahaya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu
PROSES TERJADINYA PELANGI
Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya. Cahaya matahari yang melewati
sebuah tetes hujan akan dibiaskan melewatinya. Kemudian
cahaya tersebut diuraikan menjadi beberapa warna yaitu
warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu
➢ Cermin
1. Cermin Datar
Permukaan cermin datar sangat halus dan memiliki permukaan yang datar pada
bagian pemantulannya, biasanya terbuat dari kaca. Di belakang kaca dilapisi logam
tipis mengilap sehingga tidak tembus cahaya. Sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah sebagai berikut :
a.
Bayangannya
maya
b.
Bayangannya
sama tegak dengan bendanya
c.
Bayangannya
sama besar dengan bendanya
d.
Bayangannya
sama tinggi dengan bendanya
2. Cermin Cekung
Cermin cekung memiliki permukaan pemantul yang bentuknya melengkung atau
membentuk cekungan. Garis normal pada cermin cekung dalah garis yang
melalui pusat kelengkungan, yaitu di titik M atau 2F. Sinar yang melalui titik ini akan dipantulkan ke titik itu juga
Cermin cekung bersifat mengumpulkan sinar pantul atau konvergen. Ketika
sinar-sinar sejajar dikenakan pada cermin
cekung, sinar pantulnya akan berpotongan pada satu titik. Titik perpotongan
tersebut dinamakan titik api atau titik fokus (F)
3. Cermin Cembung
Pada cermin cembung, bagian mukanya berbentuk seperti kulit bola, tetapi
bagian muka cermin cembung melengkung ke luar. Titik fokus cermin cembung
berada di belakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif. Cermin cembung memiliki sifat menyebarkan sinar (divergen). Jika
sinar-sinar pantul pada cermin cembung kamu perpanjang
pangkalnya, sinar akan berpotongan di titik fokus (titik api) di belakang
cermin. Pada perhitungan, titik api cermin cembung bernilai negatif karena
bersifat semu. Bayangan yang telihat maya, tegak, diperkecil

Tidak ada komentar:
Posting Komentar