Senin, 04 April 2022

KELAS 4 TEMA 3 PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP – AYRUS EDUCATION

WAWANCARA

Wawancara adalah tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal. Wawancara biasanya dilakukan untuk mengumpulkan informasi sehingga informasi dapat diberitakan dengan dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi. Wawancara juga dapat dilakukan untuk pengumpulan data

UNSUR-UNSUR DALAM WAWANCARA

·       Pewawancara orang yang mencari informasi atau penanya

·       Waktu dan tempat wawancara

·       Narasumber orang yang diwawancara

·       Tema hal yang dibahas dalam wawancara

CIRI- CIRI PERTANYAAN YANG BAIK

Ciri-ciri pertanyaan yang baik yakni pewawancara memerlukan daftar pertanyaan yang tepat agar mendapatkan informasi yang tepat

KALIMAT TANYA

Kalimat tanya diawali huruf kapital dan diakhiri dengan tanda tanya (?)

CONTOH KALIMAT TANYA

·     Siapa yang mengajak adik pergi ke kebun binatang?

·     Kapan kita akan melaksanakan kerja bakti?

FORMAT MENULIS LAPORAN HASIL WAWANCARA

I.         Latar belakang menuliskan alasan melakukan wawancara

Contoh : kami siswa kelas 4 mendapat tugas untuk melakukan wawancara tentang tumbuhan dan hewan kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal kami

II.       Maksud dan tujuan menuliskan maksud dan tujuan dilakukan wawancara

Contoh : tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali informasi lebih lanjut dan memperdalam pemahaman kami tentang berbagai hewan dan tumbuhan di sekitar tempat tinggal kami, yang meliputi karakteristik tumbuhan dan hewan dan kaitannya dengan tempat hidupnya serta hak dan tanggung jawab terhadap lingkungan

III.     Topik wawancara menuliskan topik wawancara

Contoh : tumbuhan dan hewan di sekitarku

IV.    Waktu dan tempat kegiatan menuliskan waktu dan tempat wawancara

V.      Laporan hasil wawancara. Menuliskan narasumber, pewawancara dan hasil wawancara.

VI.    Kesimpulan menuliskan kesimpulan

Agar hasil wawancara maksimal, maka pewancara perlu memperhatikan hal-penting berikut :

a.       Persiapan sebelum melakukan wawancara

b.       Buat janji dan minta kesediaan narasumber untuk diwawancarai

c.       Tunjukkan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu

d.       Berpakaian dengan sopan

e.       Berbicara dan bersikap sopan

f.        Menyiapkan daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok permasalahan

g.       Berlatih agar tidak selalu membaca pertanyaan yang telah disusun

LANGKAH KETIKA SEDANG MELAKUKAN WAWANCARA

·       Perkenalkan diri sebelum wawancara

·       Sampaikan tujuan wawancara

·       Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan

·       Cairkan suasana dengan menanyakan tentang kegemaran tokoh

·       Hubungkan dengan persoalan yang menjadi topik wawancara

·       Sebutkan nama narasumber secara lengkap

·       Bawa buku catatan, alat tulis, atau alat perekam saat melakukan wawancara

·       Dengarkan pendapat dan informasi dari narasumber secara saksama

·       Hindari menyela agar keterangan tidak terputus

·       Hindari minta pengulangan jawaban dari narasumber

·       Hindari pertanyaan yang berbelit-belit

·       Hormati petunjuk narasumber

·       Hindari pertanyaan yang menyinggung dan menyudutkan narasumber

·       Mampu mengambil kesimpulan dan tidak semua jawaban dicatat

LANGKAH SETELAH MELAKUKAN WAWANCARA

·       Mohon diri

·       Ucapkan terima kasih

·       Sampaikan permohonan maaf jika selama wawancara ada hal yang kurang berkenan

KALIMAT BAKU

Dalam membuat pertanyaan ataupun saat membuat laporan hasil wawancara, kita harus menuliskannya dalam kalimat baku

Kalimat baku adalah kalimat yang disusun dengan benar berdasarkan aturan yang berlaku dalam penyusunan kalimat dan sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)

Kalimat tidak baku adalah kalimat yang tidak sesuai dengan aturan penulisan kalimat dalam PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia)

CIRI – CIRI KALIMAT BAKU

·     Kalimat baku menggunakan tanda baca yang benar

·     Kalimat baku menggunakan ejaan yang benar

·     Kalimat baku menggunakan bahasa yang tepat

·     Kalimat baku menggunakan huruf kapital dengan tepat

·     Kalimat baku bisa menyampaikan gagasannya dengan baik atau tidak membingungkan

·     Kalimat baku tidak menggunakan pemborosan kata

CARA MERAWAT TUMBUHAN

1.    Menyiram tanaman dengan teratur

2.    Memberi pupuk secara teratur

3.    Berikan cahaya matahari atau tanam di tempat yang terkena sinar matahari

4.    Mencabut rumput liar yang ada di sekitar tanaman

 

CARA MERAWAT HEWAN

a.       Memberikan makan secara teratur

b.       Menyiapkan kandang

c.       Memandikan hewan dan membersihkan kandang hewan secara rutin

d.       Merawat kesehatan hewan peliharaan

CARA MELESTARIKAN HEWAN LANGKA

a.       Membuat suakamargasatwa

b.       Melakukan penangkaran hewan

c.       Membuat undang – undang perlindungan hewan

d.       Memperbaiki tempat tinggal hewan (habitat)

Sebagai warga masyarakat, kita memiliki kewajiban untuk menjaga kelestarian hewan langka

Kewajiban kita dalam menjaga kelestarian hewan langka adalah :

·       Tidak melakukan perburuan liar terhadap hewan

·       Belajar tentang menariknya dan pentingnya hewan langka bagi alam dan manusia

·       Mengajak masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian hewan

·       Mendukung usaha pemerintah dengan cara mengunjungi tempat pelestarian hewan

·       Tidak membeli produk yang terbuat dari hewan-hewan langka, misalnya cangkang penyu,

·       kulit harimau, dan lain-lain

·       Melaporkan pemburu hewan liar yang bertujuan untuk perdagangan atau koleksi

Dengan ikut serta menjaga kelestarian hewan langka, maka kita juga mendapatkan hak

Hak yang kita dapatkan dari melindungi hewan langka adalah :

a.       Memperoleh pengetahuan tentang hewan langka

b.       Dapat mengamati hewan langka di kebun binatang atau tempat penangkaran

c.       Mendapat penghargaan atas kepeduliannya terhadap kelestarian hewan langka

Kewajiban kita dalam melindungi hewan langka adalah :

a.       Merawat hewan tersebut atau menitipkan hewan di suaka margasatwa

b.       Memberikan makanan seperlunya

c.       Mengembangbiakkan hewan tersebut

d.       Melepaskan hewan di alam bebas / habitatnya

Kita harus ikut menjaga kelestarian hewan langka yang ada di sekitar kita. Jika hewan langka tidak kita lindungi, maka hewan langka menjadi punah. Akibat jika hewan langka menjadi punah adalah :

·       Ekosistem menjadi tidak seimbang

·       Berkurangnya keanakeragaman hayati

·       Kita dan generasi kita tidak dapat melihat hewan yang langka tersebut

Sebagai warga masyarakat, kita juga memiliki kewajiban dan hak terhadap lingkungan di sekitar kita

Kewajiban kita terhadap lingkungan di sekitar kita :

·       Menjaga kebersihan lingkungan dengan cara membuang sampah ke tempat sampah

·       Melakukan kerja bakti di lingkungan sekitar

·       Menggunakan benda-benda yang ramah lingkungan, seperti menggunakan botol air isi ulang, kotak bekal, ataupun tas belanja

·       Tidak melakukan perburuan hewan secara liar

·       Tidak melakukan penebangan hutan secara liar.

·       Lingkungan di sekitar kita tidak hanya lingkungan rumah. Namun, di sekitar kita juga ada lingkungan yang terdiri dari tempat umum, seperti sekolah, supermarket, dan juga pasar

Saat kita berada di pasar, maka kita juga harus melaksanakan kewajiban dan hak. Kewajiban yang harus kita lakukan saat di pasar adalah :

·       Menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya

·       Berbicara kepada penjual atau orang lain dengan sopan

·       Ikut menjaga keamanan di pasar dengan cara tidak membuat kerusuhan

·       Mengantre saat membeli barang bersamaan dengan orang lain

·       Menggunakan fasilitas yang ada di pasar dengan baik

Hak yang bisa kita dapatkan saat di pasar adalah :

·       Mendapatkan rasa aman

·       Memilih dan mendapatkan barang yang berkualitas baik

·       Dapat menggunakan fasilitas yang ada di pasar

·       Dilayani oleh penjual

·       Dapat membeli barang yang kita butuhkan

·       Mendapatkan barang yang telah dibeli

SUMBER DAYA ALAM

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat di alam dan dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup. Sumber daya alam dapat ditemukan di beberapa tempat, yaitu :

PANTAI

Pantai adalah daerah yang membatasi antara daratan dan lautan

Ciri ciri pantai :

A.      Udaranya kering

B.      Suhu udara panas

C.       Berpasir

Pantai ada yang landai dan ada pula yang terjal. Pantai yang landai biasanya digunakan untuk objek wisata, menangkap ikan, mereka juga menyelam untuk mengambil mutiara dan budidaya rumput laut serta kerang mutiara. Di daerah pantai, nelayan juga bisa membudidayakan ikan bandeng dan udang menggunakan tambak

Pekerjaan yang cocok bagi masyarakat yang ada di sekitar pantai adalah : nelayan, petani garam, pengrajin kerang dan mutiara, pemandu wisata, pedagang souvenir atau kerajinan tangan, dan pedagang makanan seperti seafood dan juga kelapa muda

Sumber daya alam yang terdapat dipantai :

A.      Macam - macam jenis ikan laut

B.      Rumput laut

C.       Cumi- cumi , kerang, lobster, udang, mutiara , terumbu karang

DATARAN TINGGI

Dataran tinggi adalah permukaan bumi yang ketinggiannya > 200 meter di atas permukaan laut

Dataran tinggi biasanya dimanfaatkan. Banyak dataran tinggi yang dibuat menjadi tempat wisata atau dibangun vila. Selain itu, dataran tinggi, untuk dijadikan perkebunan teh, atau untuk dibuat menjadi hutan pinus

Gunung api juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Belerangnya dapat ditambang dan dijadikan obat, sumber air panasnya dapat dijadikan tempat wisata. Selain itu, sumber energi panas bumi dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTG), seperti kawah Kamojang dan kawah Gunung Salak

Pekerjaan yang cocok : petani teh, penjaga villa, sopir pengangkut teh , pemandu wisata, pedagang souvenir, dan lain-lain

Ciri-ciri dataran tinggi :

a.       Beriklim sejuk

b.       Cadangan air cukup banyak

c.       Area pertanian dibentuk terasering / sengkedan

Sumber daya alam yang terdapat di dataran tinggi : Kopi, cokelat, kina, cengkeh, kayu jati, sayur-sayuran (sawi, kol, wortel, brokoli), buah-buahan (apel, strawberry, tomat, cabe) dll

DATARAN RENDAH

Dataran rendah adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut

Pada umumnya dataran rendah berada di sekitar pesisir pantai. Dataran rendah banyak digunakan untuk berbagai keperluan, di antaranya pertanian, peternakan, perumahan dan industri serta beberapa jenis kegiatan perkebunan seperti perkebunan kelapa dan tebu. Selain dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan, atau palawija, dataran rendah yang landai juga menyimpan potensi yang lain, misalnya terdapat sungai-sungai dan danau yang airnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kehidupan

Pekerjaan yang cocok : karyawan, bertani padi, bertani tebu, bertani jagung, dan lain-lain

Ciri-ciri :

A. Bersuhu sekitar 23-28 derajat celcius

B. Permukaannya relatif datar

C. Tanahnya subur

D. Biasanya berada di daerah perkotaan

Sumber daya alam yang terdapat di dataran rendah : jagung, padi, sayur - sayuran (kangkung, bayam), tebu, umbi-umbian (singkong), dll

JENIS SUMBER DAYA ALAM

A. Sumber Daya Alam Hayati (Biotik)

Yaitu sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan

Sumber daya alam ini hayati dibedakan menjadi 2, yaitu :

Sumber daya alam hewani yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari hewan. Contohnya telur, daging, ikan, dan lain sebagainya. Keberadaan sumber daya alam ini biasanya dibudidayakan, yaitu melalui usaha peternakan dan perikanan. Sumber daya alam nabati yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan

Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati

Sebagai bahan pangan, misalnya daging, padi, jagung, telur, dan lain-lain. Sebagai bahan konstruksi bangunan, misalnya kayu jati, kayu mahoni, dan lain-lain. Untuk bahan baku pembuatan perabotan rumah seperti kursi, kayu, lemari, rak buku, dan lain-lain. Kotoran hewan dan dedaunan dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk organik

Hewan dapat digunakan untuk alat transportasi, misalnya kuda, unta, dan sapi. Untuk bahan baku obat-obatan, misalnya kunyit, jahe, dan lain-lain. Untuk dijadikan sebagai hiasan, misalnya tanaman hias dan tanduk hewan

B. Sumber Daya Alam Non Hayati (Abiotik)

Yaitu sumber daya alam yang berasal dari benda-benda mati

Tanah

Tanah digunakan sebagai tempat untuk mendirikan bangunan dan bercocok tanam

Air

 Sebagian besar dari bumi ini adalah terdiri dari wilayah perairan. Contoh pemanfaatan air antara lain adalah untuk minum, pengairan sawah dan perkebunan, sarana transportasi, tempat rekreasi, tempat penambangan,dan lain sebagainya

 Air juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik (PLTA). Keberadaan air mampu menggantikan penggunaan bahan bakar penghasil energi seperti batu bara dan minyak bumi yang semakin lama keberadaannya semakin langka

Sinar matahari

Pemanfaatan sinar matahari adalah untuk menerangi bumi, mengeringkan pakaian, mengeringkan air dalam proses pembuatan garam, dan untuk pembangkit listrik (PLTS)

Hasil Tambang

Contoh barang tambang adalah minyak bumi, gas alam, tembaga, nikel, emas, perak, marmer, belerang, bauksit dan lain sebagainya

 

 

 

KEEBIASAAN MELESTARIKAN LINGKUNGAN

o  Membuang sampah ke tempat sampah

o  Menanam pohon di sekitar rumah, di sekolah, atau di sekitar komplek perumahan

o  Menjaga kelestarian hutan atau tidak menebang pohon sembarangan

o  Hemat dalam menggunakan air bersih

o  Mengolah limbah sebelum dibuang agar tidak merusak lingkungan

o  Meminimalisir penggunaan kendaraan motor pribadi dan membiasakan menggunakan transportasi umum atau berjalan kaki

o  Melakukan daur ulang sampah

o  Melakukan penanaman kembali hutan yang gundul

AKAR KHUSUS

1.       Akar Gantung : Akar ini menggantung dan tumbuh ke arah tanah. Contoh tumbuhan yang mempunyai akar gantung adalah pohon beringin

2.       Akar Tunjang : Akar tunjang tumbuh dari batang di atas tanah. Akar tunjang ini biasanya sebagian muncul di suatu permukaan tanah dan juga ada yang sebagian lagi yang berada di dalam tanah. Akar ini berfungsi untuk menopang tegaknya batang agar tidak roboh. Tumbuhan yang mempunyai akar tunjang adalah tumbuhan bakau dan pandan

3.       Akar Napas : Akar napas tumbuh tegak lurus ke atas, sehingga muncul dari permukaan tanah atau air. Akar napas memiliki banyak celah untuk jalan masuk udara sehingga membantu tumbuhan untuk bernapas. Contoh tanaman yang memiliki akar napas adalah pohon kayu api

4.       Akar Pelekat : Akar pelekat tumbuh di sepanjang batang. Akar pelekat berguna untuk menempel pada kayu, tumbuhan lain, atau tembok. Contoh tanaman yang memiliki akar pelekat adalah tumbuhan lada dan sirih

DAUN

Warna hijau disebabkan karena adanya klorofil, yaitu zat hijau daun. Klorofil merupakan salah satu bahan utama yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Setelah mendapatkan klorofil dan cahaya matahari, ditambah air serta mineral dari dalam tanah, maka tumbuhan bisa membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis

Proses fotosintesis menghasilkan karbohidrat yang diserap tumbuhan dan oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan

Proses pembuatan zat hijau daun atau klorofil biasanya terjadi di dalam tumbuhan. Tumbuhan hijau harus mendapatkan nutrisi yang cukup agar dapat membuat klorofil dengan baik. Pada batang, terdapat dua pembuluh, yaitu pembuluh kayu (xilem) dan pembuluh tapis (floem). Pembuluh kayu (xilem) berguna untuk mengangkut air dan zat hara dari akar ke daun. Pembuluh tapis (floem) berguna untuk mengangkut hasil fotosintensis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan

BUNGA

Bunga pada tanaman dibagi menjadi dua, yaitu bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Bunga yang sempura adalah bunga yang memiliki putik dan benang sari. Bunga yang tidak sempurna hanya memiliki putik saja atau benang sari saja

TUMBUHAN BERBIJI TERTUTUP BERDASARKAN KEPING BIJINYA

·       Tumbuhan berkeping satu (monokotil). Contohnya adalah jagung, salak, dan padi

·       Tumbuhan berkeping dua (dikotil). Contohnya adalah kacang kedelai, rambutan, mangga, dan kacang tanah

METAMORFOSIS PADA HEWAN

Metamorfosis artinya perubahan bentuk yang terjadi pada hewan selama masa pertumbuhannya

Contoh beberapa hewan yang mengalami metamorfosis

Metamorfosis Kupu-Kupu

Telur – ulat (larva) – kepompong – kupu kupu muda – kupu kupu dewasa. Fase pertama pada kehidupan kupu kupu dimulai dari telur. Dalam waktu 3 sampai 5 hari telur akan menetas menjadi ulat. Setelah ulat berganti kulit sebanyak 5 sampai 6 kali, maka ulat akan berubah menjadi pupa atau kempompong. Setelah sekitar 20 hari, seekor kupu kupu dewasa akan muncul dari kepompong

Metamorfosis Katak

Telur kecebong - kecebong berkaki - katak berekor – katak muda - katak dewasa

Perubahan daur hidup katak dimulai dari telur. Induk katak biasanya meletakkan telurnya di air. Setelah kurang lebih 21 hari, telur akan menetas menjadi berudu atau kecebong. Berudu atau kecebong bernapas menggunakan insang. Lama-kelamaan kaki depannya akan tumbuh dan berudu berkembang menjadi katak berekor. Ekor pada katak berekor lamakelamaan akan memendek dan menghilang. Pada fase ini katak bertumbuh menjadi katak muda lalu menjadi katak dewasa. Setelah menjadi katak muda dan dewasa, katak bernapas menggunakan paru-paru

BAGIAN-BAGIAN HEWAN DAN MANFAATNYA

Sama seperti tumbuhan, hewan juga memiliki bagian-bagian serta kegunaan yang berbeda. Salah satu bagian tubuh yang dimiliki oleh hewan adalah kaki. Kaki digunakan sebagai alat gerak oleh hewan. Hewan ada yang memiliki dua kaki, empat kaki, enam kaki, delapan kaki, bahkan sepuluh kaki. Bentuk kaki pada hewan pun bermacam-macam

Pada hewan mamalia, ada hewan yang memiliki kaki empat yang ukuran panjang keempat kakinya sama, misalnya seperti sapi, kambing, kucing, anjing, kerbau, badak, dan harimau. Kegunaan kaki pada hewan-hewan tersebut adalah untuk berjalan dan juga berlari

Pada hewan mamalia yang tergolong primata, seperti orang utan dan kera, mereka memiliki dua tangan dan dua kaki. Kedua tangan mereka dapat digunakan untuk menggenggam atau mengepal. Kaki pada hewan primata juga dapat digunakan untuk menggenggam ranting atau batang pohon.

Pada hewan melata seperti ular, menggunakan otot-otot pada badannya untuk bergerak. Pada hewan melata lainnya seperti kadal, biawak, dan komodo, mereka menggunakan kakinya yang pendek untuk bergerak atau berjalan. Pada hewan amfibi seperti katak, menggunakan kaki mereka untuk bisa melompat dari satu tempat ke tempat lainnya. Kakinya yang unik menjadi ciri khas dari katak. Katak memiliki selaput pada kakinya yang digunakan untuk berenang di dalam air. Pada ikan, mereka menggunakan sirip untuk bergerak. Pada kelompok burung, selain kaki, mereka memiliki alat gerak yang lain, yaitu sayap.

Kaki digunakan untuk bertengger pada ranting. Pada beberapa jenis burung, kaki juga digunakan untuk mencengkeram mangsanya. Beberapa jenis burung yang tidak dapat terbang, mereka menggunakan kakinya untuk berjalan. Bahkan, beberapa jenis burung seperti pinguin dan bebek, kakinya memiliki selaput yang digunakan untuk berenang.

BAGIAN-BAGIAN TUBUH PADA BURUNG DAN KEGUNAANNYA

a.       Paruh, paruh burung berfungsi untuk mengambil makanan. Bentuk paruh burung akan sesuai dengan jenis makanannya

b.       Sayap, sayap burung berfungsi untuk bergerak (terbang). Burung terbang dengan cara mengepakkan sayapnya

c.       Ekor, ekor burung berfungsi menjaga keseimbangan burung saat terbang

d.       Cakar, cakar burung berfungsi untuk mencengkeram mangsanya (burung elang) dan untuk bertengger di dahan pohoh (burung pipit)

e.       Mata, mata burung berfungsi untuk melihat benda-benda di sekitarnya

f.        Bulu, bulu burung berfungsi untuk menutupi tubuhnya dari udara di sekitarnya. Bulu melindungi burung dari hawa dingin dan hujan

PENGGOLONGAN HEWAN BERDASARKAN TEMPAT HIDUPNYA ( HABITAT )

1.       Hewan yang hidup di darat. Contohnya harimau, anjing, kucing, sapi, kuda, ayam, bebek, dan kambing

2.       Hewan yang hidup di air. Hewan air terdiri dari hewan yang hidup di air laut, air payau, dan air tawar. Contoh ikan yang hidup di air laut adalah ikan kakap, ikan tongkol, ikan tenggiri, dan ikan tuna. Sedangkan hewan yang hidup di air tawar antara lain ikan gurame, ikan nila, ikan mujair dan ikan lele. Ikan yang hidup di air payau adalah ikan bandeng

3.       Hewan yang hidup di darat dan air. Hewan jenis ini biasanya disebut dengan hewan amfibi (amphibia) yaitu hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam. Contoh hewan amfibi adalah katak, kadal dan sesilia

SUMBER DAYA ALAM BERDASARKAN PEMBENTUKANNYA

Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui merupakan jenis sumber daya alam yang mampu memperbaharui maupun diperbaharui dalam waktu yang relatif cepat. Sehingga ketika sumber daya alam ini habis maka segera dapat digantikan dengan yang baru

a.       Sumber daya alam yang dapat diperbaharui melalui proses perkembangbiakan. Tumbuhan dan hewan dapat diperbaharui melalui proses perkembangbiakan

b.       Sumber daya alam yang dapat diperbaharui melalui siklus. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui melalui siklus adalah air

Sumber Daya Alam yang tidak Dapat Diperbaharui

A. Sumber Daya Alam yang Cepat Habis

Sumber daya alam dikatakan cepat habis karena manusia menggunakan sumber daya alam tersebut dalam jumlah yang banyak. Selain itu, daur ulang dari sumber daya alam ini sulit dilakukan, sehingga menjadikan sumber daya alam ini cepat habis. Contoh dari sumber daya alam jenis ini adalah sebagai berikut : gas alam atau gas bumi, minyak bumi, dan batu bara

B. Sumber Daya Alam yang Tidak Cepat Habis

Sumber daya alam yang tidak cepat habis ini merupakan sumber daya alam yang tidak terlalu sering digunakan oleh manusia. Contoh sumber daya alam yang tidak cepat habis adalah emas, intan, perak, berlian, dan logam mulia yang lainnya

CIRI-CIRI, KELILING, DAN LUAS BANGUN DATAR

Ciri-Ciri Persegi Panjang, Persegi dan Segitiga

A. PERSEGI PANJANG

a.       Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang, AB = CD dan AD = BC

b.       Memiliki empat sudut yang sama besar, masing-masing besarnya 90ᵒ

c.       Memiliki dua simetri putar dan dua simetri lipat

B. PERSEGI

a.       Memiliki empat sisi yang sama panjang, AB = BC = CD = AD

b.       Memiliki empat sudut yang sama besar. Besar masing-masing sudut adalah 90ᵒ

c.       Memiliki empat simetri putar dan empat simetri lipat

C. SEGITIGA

a.       Mempunyai 3 sisi dengan jumlah panjang dua sisinya lebih panjang dari panjang sisi yang lain

b.       Mempunyai 3 sudut yang jumlah besarnya 180 derajat

c.       Untuk segitiga sama sisi, memiliki tiga simetri lipat dan tiga simetri putar

d.       Untuk segitiga sama kaki, memiliki satu simetri lipat dan satu simetri putar

e.       Untuk segitiga siku-siku yang kedua sisinya sama memiliki satu simetri lipat dan satu simetri putar, sedangkan segitiga siku-siku yang memiliki ketiga sisi yang berbeda, memiliki satu simetri putar dan tidak memiliki simetri lipat

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAFTAR SISWA BATCH 1

Achmad Javier Damis Ahmad Abyan Bahy Alifah Hibatillah Ahmad Alisa Khaira Wilda Athalia Sichatus Shibyan Azza Dwi Cahya Citra Am...